Kamis, 18 Agustus 2011

Nadzar Kepada Setan

Konon seseorang pernah bermohon kepada Tuhan, namun apa yang dimohonkannya tidak juga berhasil, maka ia berputus asa, lalu berpaling kepada setan dan berkata dalam hatinya, "Jika apa yang kudambakan dan kupinta itu kuperoleh, maka aku ber-nadzar akan bersedekah kepada setan."

Berselang sekian lama, apa yang didambakannya tercapai. Namun ia lupa nazdar (janjinya) kepada setan. Satu malam, ia bermimpi bertemu dengan setan yang menagihnya. Dalam mimpinya ia menjawab, "Aku tidak pernah melihatmu, jadi aku tidak dapat memenuhi janjiku."

Kasihan Para Istri, Apa yang Harus Dilakukannya?

Kalau dia diam, kita menuduhnya berakal kosong sehingga tidak ada yang dapat dia katakan. Sedang kalau dia berbicara kita memakinya dengan cerewet. Dia lupa bahwa tugas istri adalah menenangkan pikiran suami yang sudah demikian letih dengan aneka problem dan beban.

Selasa, 16 Agustus 2011

Undangan Makan Saat Puasa

Al-Hajjaj dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah. Ketika tiba waktu makan, dia memerintahkan pengawalnya untuk mencari siapa yang dapat menemaninya. Pengawalnya menemukan seorang penggembala yang sedang tidur, lalu membangunkannya agar menemui al-Hajjaj.

Ketika tiba, ia diperintahkan oleh sang panglima agar mencuci tangannya untuk makan bersama. Tetapi sang penggembala berkata:
"Aku telah mendapat undangan dari siapa yang lebih mulia dari Anda dan aku telah berjanji untuk memenuhi undangannya."
"Siapakah dia?"

Senin, 15 Agustus 2011

Si Kaya dan Si Miskin

Diriwayatkan bahwa satu ketika ada seorang kaya dengan pakaian indah dan bersih yang datang ke majelis Rasul, lalu duduk di samping beliau. Beberapa saat kemudian, datang lagi seorang miskin dengan pakaian sangat sederhana, lalu duduk di samping si kaya.

Yang kaya itu menarik pakaiannya agar tidak tersentuh oleh pakaian si miskin. Melihat hal tersebut Nabi bertanya kepadanya:

Minggu, 14 Agustus 2011

Penguasa dan Tersangka

Suatu ketika, kepada Mu'awiyah –penguasa dan pendiri Dinasti Umawiyah- dihadapkan seorang tersangka sebagai penjahat dan pembunuh. Mu'awiyah berkata, "Alhamdulillah atas nikmat-Nya sehingga Engkau dapat tertangkap".

"Janganlah berkata demikian, karena ini adalah musibah," jawab tersangka.
"Tidak! Bukankah satu nikmat bila pemerintah dapat menangkap dan menjatuhi hukuman bagi yang mengganggu keamanan dan membunuh teman-temanku?"

Sabtu, 13 Agustus 2011

Pencuri yang Jujur

Seorang pencuri ditangkap oleh petugas pada masa Ali bin Abi Thalib RA. Sang pencuri merengek dan menyatakan bahwa itu adalah pertama kalinya ia mencuri. Ia memohon sambil berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya.

Sayyidina Ali RA berkeras menegakan hukum, sambil menegaskan bahwa tidak mungkin ini kali pertama ia mencuri. Hukum pun ditegakkan.

Jumat, 12 Agustus 2011

Pohon dan Ular

Seorang ayah berpesan pada anaknya, "Anakku, jika nanti setelah kematianku Engkau bermaksud merenovasi rumah ini, maka lakukanlah, tapi jangan sekali-kali menebang pohon itu," sambil menunjuk ke satu pohon di taman rumah.

Setelah kematian ayahnya, sang anak merenovasi rumah tersebut. Ia tertegun di hadapan taman di mana pohon terlarang itu tumbuh subur. Dia berpikir apa gerangan sebabnya sehingga sang ayah melarangnya. Ia menduga larangan itu disebabkan karena sang ayah ingin agar anaknya menikmati aroma kembang pohon.